Minggu, 27 September 2015

Lembaran baru

*Hahaha..
Udah lama banget ga buka2 blog ini...debuan...banyak kecoa...hihi*

Kehidupan pribadi sy kini memasuki part baru, iya sy baru aja pindahan ke kota batam. Inshallah apabila sesuai rencana tgl 29 nanti sy akan ttd kontrak kerja dengan  instansi pemerintah kota batam. Dan mulai bekerja per 1 oktober 2015. Doakan yaaa semoga segalanya lancar...

Jadi anak kostan lagi dan meninggalkan zona nyaman sy. Agak berat sih tp balik lg semua keputusan yang sy pilih pasti ada plus minusnya. Harus banyak sabar dan istighfar..


Minggu, 21 Juni 2015

sebuah proses

Akhir2 ini sy gelisah galau merana. Bagaimana tidak, diusia 24 tahun ini sungguh banyak yang harus di benahi. Hmmmm, Karier jadi fokus utama sy yg pengen sy curhatin di media ini.

Kalo sy pikir-pikir kayanya sy bukan termasuk orang yang malas berusaha, nyatanya sebulan setelah wisuda'an sy sudah giat bekerja, bukan pula sejenis orang yang memilih2 pekerjaan wong kerjaan sy saat itu cm karyawan di sebuah klinik bidan dengan jadwal ekstrem.
Toh semua sy jalani dengan riang dan gembira meski tanpa limpahan materi!!

Membangun karier dari 0. Iya beneran loh dari nol, pahit2nya hidup sedikit banyak udah banget di rasain. Tapi kok masih gini2 aja ya..ga ada perkembangan yg berarti. Bulan demi bulan. Tahun demi tahun silih berganti. Karier bukannya semakin menanjak, tapi stag aja diem di tempat. Ga ngerti ini karena usahanya kurang gigih, sedekahnya kurang lancar dan konsisten atau berdoanya kurang kenceng. Mungkin perpaduan dari semuanya!!!

Berikut ulasan point2 yang kian gencar membuat sy GEGANA (gelisah galau merana).

Awal kepulangan sy setelah menempuh pendidikan d4 kebidanan pendidik di surakarta, tak dpt dipungkiri kebahagiaan menyelimuti diri ini. Secara pergi merantau untuk pertama kalinya dan pulang membawa ijazah gimaana ga seneng coba. Tapi, namanya hidup ga adil dong seneng terus menerus.
3 bulan kepulangan ke kota asal.sukses membuat sy ke posisi galau kembali. Rencana emang udah disusun sedemikian rupa, namun ternyata yg terjadi tidak sesuai rencana. Tawaran pekerjaan yang di inginkan belum ada yang mendekat. Lamaran pun sudah di campak sana sini, sempet ada tawaran di kampus lama sy, tempat dimana sy kuliah d3 kebidanan. Tawaran untuk menjadi tenaga pengajar namun secara halus sy tolak, bukaaaan..bukannya sy ga mau..tapi sy merasa belum pantas dan tidak pede untuk menjadi tenaga pengajar. Walaupun sy mengambil d4 kebidanan pendidik dan di bekali secara singkat ilmu untuk mengajar. Sy sepertinya harus lebih banyak lagi pengalaman kalau memang nanti akhirnya bergabung di institusi pendidikan, pikir sy saat itu.

Saya lebih memilih bergabung lagi menjadi karyawan di sebuah klinik bidan, mungkin orang2 pada komentar dalem hati
"apa gunanya ijazah d4 kalo lagi lagi berada di lingkungan klinik bidan. Sayang dong udah kuliah jauh2 ga di manfaatin ijazahnya"
Tapi sy tetep keukeh..mana ada sih yang sia2 di dunia ini. Sy abaikan omongan2 orang. Pokoknya sy itu mengejar pengalaman sebanyak2nya Dan selalu merasa haus pengalaman.
3 bulan waktu bergulir di klinik bidan, saya mendapat tawaran untuk bekerja sebagai honor di sebuah puskesmas. Dengan sedikit drama sy akhirnya meninggalkan klinik bidan tsb. kenapa sy menyebutkan ada drama karena sang empunya klinik agak keberatan kalo sy harus pindah ke tempat lain. Mengingat gonta ganti pegawai membuat suasana kerja jadi kurang nyaman dan kedekatan yang terjalin antara sy dan empunya klinik sudah seperti keluarga. Makanya beliau sangat menyayangkan kepergian sy. Namun sy tidak patah arang, sy tetap harus melangkah. Ibarat menaiki anak tangga sy harus naik lagi ke level berikutnya. Untuk itulah sy putuskan untuk menerima pekerjaan sebagai honor puskesmas

sy akui sebagai honor puskesmas tidaklah menjanjikan secara financial, tetapi memperkaya lingkungan dan wawasan sy. Pertemuan dengan orang2 baru seperti kepala dinas dan jajarannya, seluruh staf puskesmas, dan masyarakat wilayah kerja puskesmas. Juga Sedikit banyak sy mendengar issue2 terkini dalam ruang lingkup pemerintahan, beberapa lowongan pekerjaan yang hanya orang dalam saja yang tahu, juga hubungan baik dengan beberapa dokter dan tenaga ahli lainnya. Pun ilmu yang sy punya di bawah pengawasan para senior bisa saya terapkan secara mandiri tidak seperti di klinik yang tugas sy hanya membantu, contohnya:membantu persalinan oleh sang empunya klinik.

namun apakah sy harus puas dengan honor puskesmas...tidak, honor puskesmas bukan titik aman dalam karier sy.
Setelah hampir setahun di puskesmas, membuat sy harus berpikir keras apa tindakan selanjutnya yg harus sy lakukan.

Awal perjuangan karier setelah pendidikan d4 sebenarnya sudah di mulai pertengahan tahun lalu, sy mengikuti perkembangan terkini tentang penerimaan calon pegawai negeri sipil, hari demi hari pantengin koran harian untuk membaca perkembangan pelaksanaan cpns secara online besar2an se-indonesia. Namun, tiap daerah memiliki kebijakan kuota masing2. Cpns menjadi top news koran lokal dan media online. Sy yang biasa ogah2an baca koran, mendadak kerajinan karena tentunya gak mau kehilangan info2 terkini.
Tahap demi tahap terlewati mulai dari stimulasi CAT secara besar2an hingga pendaftaran online.
Oya pendaftaran online untuk daerah saya sendiri ribetnya kagak ketulungan pemirsah. Bener2 harus teliti dan hati2 Bahkan beberapa pada gagal untuk pendaftaran online yang masalah koneksi internet lelet, salah memasukkan nomor induk KTP Yang membuat fatal, dan beberapa masalah teknik lainnya. untungnya pendaftaran online sy berjalan lancar.
sy memilih mengikuti cpns di sebuah kabupaten provinsi kepulauan riau. Dengan pertimbangan formasi yg tersedia dan segala macemnya. Untuk sampai ke daerah itu saja sy harus menyeberangi lautan selama 5 jam. Sy tidak memiliki siapapun di kota tsb. Hanya ada beberapa temen. Temen inilah yg berjasa membantu sy kesana dan kemari (makasi kawan!). Hampir setiap hari sy latihan soal tertulis maupun online. Menghapal UUD 1945 dan printilan2 lainnya. Tapi apa mau di kata pada akhirnya sy gagal. Sy pulang dengan tangan kosong dan pikiran hampa. Kynya lagunya sheila on7 manjadi pengiring kepulangan sy. Liriknya yang begini..
aku pulang..
tanpa beban..
kuterima..
kekalahanku..
*tissuemanatissue* :(

Dengan agak sedikit payah sy mencoba untuk move on serta mengambil hikmah dari semua yang terjadi..mungkin karena sy berharap, jd ketika gagal agak susah memang mengumpulkan hati yg berkeping-keping.

usailaah sudah cerita cpns..

Baru2 ini sy mengikuti lagi perekrutan honor blud sebuah rsud di kota sy. Perjalanan panjang sudah sy lalui mulai dari test tertulis, tes keterampilan, wawancara dan psikotest. Sy berhasil melewati itu semua. Tetapi ooh tetapi..di saat sy akan melakukan orientasi di rs tersebut di sampaikan bahwasanya ada permasalahan internal rs sehingga orientasi di pending, belum tau sampai kapan, dan sy telah menunggu selama 3 minggu. Takut kalau tiba2 perekrutan itu di batalkan. Sementara sy sudah berharap bangett :(

Di lain kesempatan sy mengikuti perekrutan blud rsup dan ternyataa tidak lulus adm sajaaa, karena kelalaian sy melampirkan fotocopy ijazah yg tidak legalisir asli.

daaaaannn sekarang galau berat apakah sy harus memanfaatkan ijazah d4 sy untuk melamar pekerjaan sbg tenaga pendidik. Padahal sy sadar betul sy tidak ada ketertarikan di bidang itu.

Terimakasih sudah mw mendengar curhatan sy...



Kamis, 18 Juni 2015

nikmatnya ramadhan

Assalamualaikum..wr..wb
Selamat datang bulan penuh ampunan
Puji syukur kepada allah swt yang telah memberikan kita semua kesempatan untuk bisa merasakan ramadhan 1436H 

Bahagia sekali rasanya, bahkan jauh jauh hari sebelum ramadhan tiba, hati ini sudah gembira menyambutnya Menyambut ramadhan dengan bermaaf-maafan kepada sesama

Hapus pikiran buruk di hati dan pikiran
Lalu Jaga mata, jaga telinga, jaga mulut 
Siapkan diri lahir dan batin agar bisa maksimal berlomba mencari keberkahan dan ampunan di bulan yang suci ini.

Sempat pesimis tidak bisa menjalani puasa dihari pertama puasa karena hal kewanitaaan, ternyata terbantahkan. Alhamdulillah puasa perdana lancar, next menuju puasa hari kedua. 

Puasa pertama di jalani dengan biasa aja, tiada apapun yang memberatkan. Mungkin karena sempat mengganti puasa beberapa hari menjelang ramadhan manjur sebagai masa latihan sebelum ibadah puasa di bulan yang suci.

Bulan ramadhan selalu sy rindukan juga umat muslim di seluruh penjuru dunia, dimana ibadah2 wajib di lipat gandakan pahalanya.Ditambah dengan melaksanakan ibadah menahan diri dari rasa haus, dahaga, amarah dan hal-hal yang membatalkan dari terbit fajar sampai tenggelamnya matahari. Berduyun-duyun menuju rumah allah melaksanakan sholat tarawih, witir, dan tadarus hingga larut malam. Sepertiga malam hingga menjelang shubuh melakukan makan sahur. Lalu Berbuka puasa dengan penuh kenikmatan. 

Begitulah sedikit cerita tentang awal ramadhan yang penuh keceriaan ini. Mudah2an di berikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan. Sehingga menjadi pemenang di hari yang fitri nanti. Semoga amal ibadah kita semua diterima allah swt dan mendapat syafaat di bulan yang suci ini.

*tak lupa berdoa untuk calon imam yang ntah dimana berada kini, semoga hati dan pikirannya selalu dalam lindungan allah* aamiin..
Hihihi





Senin, 08 Juni 2015

bayang-bayang kelam

Apakah kalian pernah merasa takut untuk menghadapi sesuatu?
dalam konteks ketakutan yg mendalam dan karenanya ibarat bayang2 kelam.
mungkin sy berada di posisi ini sekarang!
Ada ketakutan terbesar sy saat ini dan untuk kedepannya tentang masa depan.
Hari2 sy habiskan banyak porsi waktu untuk memikirkan hal ini dengan cara berdialog dengan diri saya sendiri, saya tau memang semua tidak akan pernah ada jawaban.
Namun, sy berharap dengan sy bercermin, melihat sisi2 yang salah dan melihat jauh kedalam bagaimana bisa hal itu terjadi, sy bisa mengubah mindset sy dan berharap pertahanan diri perlahan2 terbangun.
Bahwa hidup tak cukup hanya berada di level sesal..tetapi berubahlah...!
Saya mencoba berpikir dalam2 apa kemungkinan terburuk yang akan menimpa sy :(
Seperti sebuah list yang sy beri nomer urut satu per satu
Resah seketika hingga bayangan suram menghantui hidup sy
Dalam diam sy membangun keberanian untuk menghadapi konsekuensi atas apa yang sy lakukan
Oh tuhan, andai waktu dapat ku putar mundur sekali saja, takkan ku melanggar petuah ibunda!!!
Sesalku kini tiada berarti..
Perlahan tapi pasti semua kan terjadi..
Jika boleh ak memohon tuhan..
Maafkan kesalahanku..
lindungi aku..
Izinkan aku bahagia..

Tanjungpinang, 08 juni 2015
04:55 pm




Minggu, 10 Mei 2015

cerita tentang hujan abu

Masi pada ingat gak waktu gunung kelud meletus. Jawa tengah dan sekitarnya ketutup ama salju ehhhh abu maksudnya hihi abu vulkanik. Waktu gunung kelud ini meletus sy sedang berdomisili di klaten, jawa tengah. Kayanya sesuatu banget ya hujan abu ini sampe2 sy tulis disini. Ya iyalah wong sy ga pernah seumur2 ngerasain hujan abu. Hihihi lumayan lah dapat ngerasain pengalaman hujan abu (*gapenting!). Padahal sy pengennya sih hujan duit bukan hujan abu *ihik*

Jadi Ceritanya hujan abu kiriman gunung kelud ini baru nyampe klaten dan sekitarnya tengah malam. Sedikit tapi terus2an ga pake berenti! Semakin pagi semakin lebat. Kejadian hujan abu ini bertepatan banget dengan hari ujian sidang skripsi sy. Gimana coba sy bisa lupa!!

waktu itu sy bangun pagi pagi banget, maklum laa demam panggung sebelum sidang, ujiannya sih direncanakan jam 8 pagi, tapi debar2nya udah start beberapa jam sebelumnya. Makan ga enak. Tidur ga nyenyak. Alhasil jam 3 kurang sy udah bangun. Gilanya lagi jam segitu udah buka jendela, ya walaupun cuma dikit. Abis cuacanya geraaaah banget, mungkin karena efek abu vulkanik itu. Berhubung sy ga tau di luar lagi hujan abu jadi sy santae waee. Kalo tau mah ngapain buka jendela. Bisa merajalela itu abu2 di kamar sy. Buka jendela tapi gordennya masi sy tutup. Sambil latian presentasi dan baca2 materi juga beberapa persiapan lain.

Semaleman lah lebih tepatnya saya uda nervous mau hadapi sidang, ntah sudah berapa kali menarik nafas dalam dan hembuskan sambil merem melek memberi sugesti untuk tetep tenang. Wkwkw...setelah shubuhan dan memastikan semua persiapan dan barang2 bawaan untuk ujian udah ready, sy siap2 aja dong mw mandi. Ternyata oh ternyata handuk yang sy gantung di luar uda ber-abu. Dan anak2 kostan pada heboh lantai 3 udah penuh abu setebal lbh kurang 5 cm. OMG ini beneran salju kwalitas no.1. Semuanya putih ke abu2an. Genteng rumah tetangga putih. Pohon rambutan yang buahnya merah merona uda bermetamorfosa. Pohon pisang daunnya ketutup abu. Jalan raya penuh dengan abu. Jarak pandang pun terganggu. Sama persis penampakannya ky suasana salju2an di luar negri. Tiba2 hati saya mengharu biru membayangkan salju yang turun #lostfocus

Heii hello apa kabar sidang skripsi..sidang sy kan pagi ini. Bagaimana ini jadi apa tidak ya. Mendadak jadi panik!!
Lega..setelah mendapat info dari dosen pembimbing, ujian di tunda karena bencana alam.

menjelang jam 6 pagi langit masih aja tetap gelap ga ky biasanya. Jalanan lengang gak ada yg berlalu lalang. Kampus sepi dan ruang belajar penuh dengan abu. Pasar tutup. Rumah makan padang tutup. Warung2 pada tutup kecuali alfamart. Mendadak Klaten jadi seperti kota mati. Lengang se lengangnya..kynya orang2 od mendem dirumah.

Sy lebih banyak habiskan waktu di kamar. Laper masak mie terus ke kamar lagi. Abu pun tampaknya sudah mulai masuk ke kamar lewat ventilasi jendela yang terbuka..huaaa abunya kerasa sampe sprei dan tentu saja boneka super besar yang sy pelukin tiap malam di hinggapi abu. Ga nyaman banget rasanya. Kamar sedikit banyak juga ber-abu.lama kelamaan kulit kerasa kering banget dan ntah kenapa kynya tu abu2an pada nempel di badan dan masuk2 ke Mata buat jadi perih2  Kamar pun semakin tidak kondusif. Malam harinya ga tenang dengan semua abu2an ini bela2in sy keluar cari loundry(dari 5 loundry yang ada.cuma 1 yg buka) agak bingung juga kenapa ini loundry hujan2 abu tetep keukeuh buka lapak..cuma sy lebih bingung kenapa jg sy pergi ngeloundry di saat yg tidak tepat begini..abis sy risih dengan abu2 yg ada di kamar selimut boneka sprei dan beberapa baju..dan ga mungkin di cuci sendiri pake tangan, bingung mw jemur dimana soale. Pokoknya sy uring2an. Sudahlah cari loundry susyaah minta ampun. Warung makan ga ada yang buka..tetapii oh tetapiii remang2 warung sate di simpang menunjukkan gelagat keramaian yang artinya si bude jualan..girang lah saya..buru2 ke warung bude yang rame minta ampun dengan tingkat kelaparan luar binasa. Buru2 pesen biar ga kehabisan. Lesehan berabu ga peduli yg penting makan bro, sendok, meja ...grrrr semua ada abu yg nempel tapi mw gimana cobak..ya terima ajaa dengan hati setengah lapang.

Untungnya si hujan abu gak berlangsung terlalu lama..ya kira2 2 mingguan la uda recovery kembali seperti semula. Hujan yang mengembalikan keadaan seperti semula. Menyapu debu2 yang menempel di genteng, dedaunan, dan seluruh benda lainnya..hujan selebat-lebatnya membuat sy bersyukur..
allah memang luar biasa..mendatangkan bencana dan memeberikan solusinya..








Kamis, 30 April 2015

pagi..

Selamat pagi..
Di lingkungan rumah sy masih gelap banget. Padahal udah jam stgh 6 pagi..
Setelah shubuhan sy malah leyeh2 lagi sambil dengerin bunyi jam dan burung2 di luar mencicit. Mw matikan lampu2 di luar rumah kok ya masih gelap banget, sementara di kamar lampunya sengaja di matiin. Ya udah ah... sy nyantai2 dulu perpisahan ama guling dan bantal sebelum siap2 kerja ntr pagi (pelukerat2)..hhihi..
Kondisi di atas kontras banget dengan pagi yang sy jalani waktu masi jaman di kost. Jam stgh 6 itu udah terang sy mesti lagi beresin tugas2, baca buku, baca materi dan prepare buat kuliah. Kalo jamannya skripsi malah jam 3 pagi uda pantengin leppi dan paginya siap2 buat konsul. Hampir setiap pagi menguatkan dan menyabarkan diri berharap semua sesuai harapan dan segera lulus kuliah.
Ba'da shubuh penghuni kost pun udah pada bangun sekedar buat sarapan ato nonton tv, pluntang pluntang bunyi wajan Kebetulan kamar sy deket banget ama dapur dan ruang tv. Kadang kalo udah bener2 capek dengan semua aktivitas kampus sy menyendiri di loteng lantai 3 tempat jemur2 pakaian penghuni kost sambil menatap luwes ke arah gunung merbabu dan anaknya. Kalo cuaca bagus gunung2 itu kelihatan jelas. Jadi inget sama persis kaya gambar di buku gambar jaman sd dulu. Ternyata wujud asli dari kejauahan memang begitu ya. Sambil menghirup udara segar. Gak jarang kerinduan akan kampung halaman pun merebak saat keheningan menikmati pagi. Yaah sy pernah berbicara dalam hati. Ini semua harus di nikmati ada masanya suatu saat nanti sy merindukan moment2 dimana pagi hari sy menikmati keindahan merbabu di temani suara burung2 yang berlalu lalang
Hmmm..yaaah sekarang masanya, masa dimana sy merindukan suasana kostan, aktivitas kampus, dan tentunya rindu melihat merbabu dari kejauahan.

Semoga suatu saat nanti di beri kesempatan untuk melanjutkan pasca sarjana. Aamin...

ziarah

Gimana sih cara kalian mendekatkan diri dengan orang yang kalian sayangi namun telah tiada...
Suaranya ga bisa didenger
Wajahnya ga bisa dilihat
Tangannya ga bisa di sentuh
Hmmm..selain dengan do'a sehabis sholat saya selalu menyempatkan diri ke makam mama sy. Rutin setiap kamis ato jumat di setiap minggunya. Sekarang udah 3 tahun lebih mama meninggal..tapi sy masih tetep rutin dengan kebiasaan sy ini hingga kini tak pernah berubah, kecuali setahun yang lalu waktu sy masih kuliah di jawa, setahun lebih sy absen main ke rumah mama.
kegiatan selama di makam sederhana aja sih hanya baca yasiin terus tabur bunga dan air tapi rasa2nya kalo seminggu aja sy ga ke makam karena menstruasi rasanya kangen sekali. Mungkin karena pesan mama juga sering2 ke makam kalo mama udah gak ada. ini menjadi bukti sungguhpun mama udah gak ada tapi sy akan selalu mengingatnya dengan mengunjungi pusaranya. Bahkan setiap harinya bayangan mama hidup bersama saya. Sanking seringnya sy ke makam sy yang dulunya parnoan dengan yang namanya makam, semenjak mama ga ada mindset sy jadi berubah. Bahkan ketika di area makam ga ada peziarah satu pun sy tetep biasa aja, ga pake takut2 lagi..
Kebetulan hari ini kamis dan sy harus siap2 ke pasar membeli bunga dan ke makam mama..